Olahan Nasi Khas Indonesia

Olahan Nasi Khas Indonesia

Resep masakan , resep masakan indonesia , resep masakan barat , resep masakan asia , resep masakan opor ayam gurih , tonseng ayam bumbu komplit , resep masakan korea , resep masakan korea ala drakor , resep nasi kebuli , resep nasi kebuli ayam , resep masakan timur , resep nasi kandar malaysia , cara membuat sushi dengan gampang , Cara Menghilangkan Bau Amis Pada Ikan , Masak Bunga Pepaya Anti Pahit , Cumi Asin Pete Pedas , Resep Beras Kencur , Salmon Panggang Saus Putih , Resep Ayam Betutu Gilimanuk , Resep Sate Gurita Kacang , Resep Dimsum Hakau , Resep Kambing Guling , Sate Ayam Madura Bumbu Kacang , Makanan Khas India , Makanan Khas Bali , Resep Sup Asparagus , Resep Bolu Karamel , Resep Steak Tempe , Resep Ayam Goreng Sambal Matah , Resep Ayam Gepuk Ala Pak Gembus , Mix Seafood Saus Padang , Resep Beef Tortilla Dan French Fries , Resep Bekal Anak Di Sekolah , Resep Masakan Sunda Yang Populer , Resep Asinan Buah , Resep Kue Klasik Moderen , Resep Kue Bolu Istimewa , Resep Masakan Pedas , Resep Nasi Kuning Tumpeng , Resep Mapo Tofu Khas China , Resep Nugget Ayam Homemade , Resep Sop Super Lezat , Resep Ayam Bakar Variasi , Berbagai Resep Olahan Cumi , Olahan Nasi Khas Indonesia
Olahan Nasi Khas Indonesia

Nasi adalah beras (atau kadang-kadang serealia lain) yang telah direbus (dan ditanak). Proses perebusan beras dikenal juga sebagai ‘tim’. Penanakan diperlukan untuk membangkitkan aroma nasi dan membuatnya lebih lunak tetapi tetap terjaga konsistensinya. Pembuatan nasi dengan air berlebih dalam proses perebusannya akan menghasilkan bubur. Berikut ini kami akan menyajikan anda berbagai Olahan Nasi Khas Indonesia  :

1. Nasi Uduk Betawi

Nasi khas betawi ini dimasak dengan diaron terlebih dahulu dengan santan dan berbagai rempah, seperti daun salam, daun jeruk, laos, lengkuas, dan serai. Wajar saja nasi uduk memiliki aroma yang menggoda, apalagi sehabis ditanak dan asapnya masih mengepul.

Nasi uduk dipercaya sudah ada sejak abad ke-14 dan dikonsumsi masyarakat Melayu. Namun, menjadi terkenal di kalangan warga Betawi ketika orang-orang Melayu hijrah ke pulau Jawa.

Ada yang bilang nasi uduk berasal dari bahasa Sunda ‘uduk’ yang artinya bersatu atau bercampur. Biasanya nasi uduk disajikan dengan berbagai lauk seperti telur dadar, tahu dan tempe, serta daging ayam. Di daerah lain seperti di Sumatera, nasi ini dikenal dengan nama nasi gemuk loh!

 2. Nasi Megono – Pekalongan

Panganan sederhana khas Pekalongan ini identik dengan makanan khas pedesaan Indonesia. Sayur megono yang menjadi bahan utama kuliner ini adalah campuran dari nangka muda yang dicincang sampai halus dan diberi parutan kelapa muda dan berbagai rempah-rempah.

Selain sayur megono, pangan ini disajikan bersama berbagai lauk, seperti opor ayam, ayam goreng, tempe goreng tepung, pepes tahu teri, pepes jamur, dan ikan pindang. Meski dikenal sebagai makanan orang-orang pedesaan, jangan pandang sebelah mata kenikmatan kuliner satu ini, loh!

 3. Nasi Kebuli

Budaya Arab Timur Tengah dan India Muslim memberikan pengaruh besar dalam cita rasa kuliner khas warga keturunan Arab satu ini

Dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, atau terkadang diganti menjadi santan kelapa, serta berbagai rempah dan minyak samin membuat nasi ini memiliki rasa yang gurih. Setelah ditanak, Nasi kebuli disajikan dengan daging kambing goreng dan dilengkapi dengan taburan kurma atau kismis.

Nasi yang kerap disajikan dalam perayaan keagamaan Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid ini menggunakan minyak samin yang memberikan warna khusus dan menjadi ciri khas dari kuliner warga keturunan Arab Timur Tengah satu ini.

 4. Nasi Jagung

Dikenal juga dengan istilah nasek empog, kuliner satu ini menggunakan jagung sebagai bahan utama. Nasi jagung terkenal di pulau Jawa, khususnya di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura serta Nusa Tenggara.

Nasi ini terbuat dari jagung yang sudah tua atau biasa disebut jagung pipil yang ditumbuk sehingga menjadi beras jagung yang halus. Beras jagung ini kemudian ditanak hingga menjadi nasi jagung. Menanak beras jagung membutuhkan air yang lebih banyak daripada beras padi karena sifat jagung yang menyerap air.

Seperti nasi putih, nasi jagung disantap bersama berbagai macam lauk-pauk khas Indonesia, seperti ayam kalasan dan kerupuk!

5. Nasi Minyak

Berbeda dengan nasi kebuli, nasi minyak di Palembang biasanya disantap dengan kuah kari dan ditemani oleh lauk khas Sumatera Selatan seperti malbi dan sambal nanas yang pasti makin menggoda selera makan!

Dahulu, kuliner satu ini dianggap panganan mewah bagi masyarakat Palembang karena hanya boleh disantap oleh Sultan dan pada saat-saat tertentu saja lho! Seperti sehabis sholat Jumat dan pesta perayaan kesultanan. Jadi serasa seperti sultan deh kalo bisa makan nasi satu ini!

6. Nasi Bakar

Nasi bakar disajikan secara sederhana dengan cara dibakar di dalam balutan daun pisang bersama santan dan juga bumbu lainnya. Terkadang nasi bakar juga dibakar bersama lauk seperti teri medan, cumi, udang, ataupun daging ayam.

Nasi bakar ini serupa dengan kuliner khas Manado yang disebut nasi jaha atau nasi jahe. Bedanya, nasi jaha menggunakan beras ketan yang dibumbui jahe dan diendapkan ke dalam santan kelapa. Dalam proses pembakarannya, nasi jaha tidak hanya dibungkus dengan daun pisang tetapi juga dimasukkan ke dalam bambu.

Selain itu, di Nusa Tenggara Timur juga terdapat panganan nasi yang disebut kolo yang juga dibakar menggunakan bambu. Kolo sendiri merupakan sajian khas pesta adat dan syukuran panen di daerah Nusa Tenggara. Unik sekali ya!

 7. Nasi Subut

Nasi satu ini tampil unik dan cantik sekali dengan warna keunguan. Warna ungu dari nasi ini dihasilkan oleh ubi ungu yang menjadi bahan utamanya. Selain ubi ungu, masih ada butiran jagung yang dicampur ke dalam nasi khas Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ini.

Bahan-bahan ini menjadikan nasi subut aman bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya yang rendah. Jadi, untuk kamu yang memiliki masalah dengan kandungan gula darah atau hendak berdiet, kamu bisa mengganti nasi putih dengan nasi subut.

 

8. Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom adalah masakan khas Sunda yang berasal dari Tasik. Namun kuliner ini baru populer pada awal tahun 2000 karena rasanya yang unik dan lezat.

Oncom sendiri merupakan bahan makanan yang sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa Barat. Oncom diolah melalui proses penggorengan dan dilumat serta di campur dengan berbagai bumbu. Pengolahan seperti ini akan menghasilkan oncom yang terlihat seperti butiran-butiran kasar. Butiran oncom inilah yang kemudian diaduk bersama nasi.

Nasi tutug oncom memiliki tekstur yang unik karena terdapat tekstur oncom yang lebih kasar daripada butiran nasi. Biasanya nasi tutug oncom disantap dengan berbagai lauk yang digoreng ataupun dibakar seperti pepes atau tempe goreng.

9. Nasi Kuning

Tak lengkap rasanya jika kita tidak membahas nasi kuning. Kuliner satu ini sudah terkenal di seluruh penjuru nusantara dan bahkan setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing dalam penyajian nasi kuning.

Warna kuning yang khas pada nasi kuning dihasilkan secara alami oleh kunyit. Dan warna ini memiliki arti khusus. Warna kuning ini dianggap sebagai simbol dari gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran, dan keluhuran moral. Hal ini membuat nasi kuning kerap disajikan ketika berbagai acara dan upacara khusus dalam bentuk tumpengan.

Tumpeng sendiri adalah penyajian nasi secara tradisional khas Indonesia berbentuk kerucut seperti gunung. Disajikan diatas tampah bundar dari anyaman bambu beralas daun pisang dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, rendang, urap, dan lain-lain di sekelilingnya membuat tumpeng nasi kuning semakin menggugah selera makan!